Posts

Showing posts from July, 2023

Tulisan Jeanne Tentang Haruki

Haruki Hari ini aku bertemu Haruki setelah sekian lama karena Haruki sering sakit Nggak tahu karena apa, apakah terlalu keras belajar? atau keluar malam-malam? Haruki, yang membuat sepucuk surat dilipat-lipat menjadi pesawat kertas Haruki, akhirnya aku melihatmu lagi. Cukup sudah bertahun lamanya aku memalingkan wajah Kali ini atensiku milikmu lagi Haruki, aku ingin kita abadi dengan senyum dan hangat matahari aku harap tidak terlalu tinggi karena kata terlalu tak pernah ada di bumi 18 Juli 2023

Tentang Haruki #3

Haruki sakit. Yah, sayang banget malah sakit pas lagi liburan seangkatan kayak gini. Pikir Jeanne. Tapi setelah itu, Jeanne tidak terlalu memikirkannya. Ia fokus menikmati liburannya dengan senang besama teman-temannya. Mereka berdua juga hampir tidak pernah berinteraksi selama seminggu liburan itu. Hanya saja, terkadang Jeanne tanpa sengaja mendengar suara batuk dan bersin Haruki ketika mereka berada di dalam bus. Ketika mendengarnya, dalam hati Jeanne muncul sedikit rasa kasihan. Di hari pertama sekolah, kabarnya Haruki berhalangan hadir karena sedang sakit. Di hari kedua, barulah Jeanne bisa melihat Haruki di sekolah. Rasanya seperti rindu yang telah lama menyiksa akhirnya terobati. Padahal, rindu juga nggak. Aneh, kan?! ... Haruki jadi danlap.  Ketika dia lagi ngedanlap , seseorang diam-diam memeluknya dari belakang dan berbisik, "sayang... udah ya teriak-teriaknya. Nanti tenggorokannya sakit." TIDAK-TIDAK. Tentu saja Jeanne tidak melakukan itu. Itu adalah perkataan seseo...

Tentang Haruki #2

 Jeanne kena karma. Yap. Benci dan Suka kayaknya emang beda tipis. Kejadiannya begini, Waktu itu Jeanne dan Haruki ada di satu ruang ujian yang sama.  Ujian dimulai pada pukul tujuh hingga pukul setengah sembilan, kemudian dilanjut lagi pukul sembilan hingga pukul setengah sebelas. Peserta punya waktu tiga puluh menit untuk beristirahat. Saat waktu istirahat, Jeanne memilih untuk tetap berada di ruang ujian sambil kembali mengulas materi. Ketika ia sedang fokus-fokusnya. Tiba-tiba ia mendegar seseorang sedang bernyanyi. Ku tak bisaaa... Jauh... Jauh... Darimuuu... Masalahnya, the way he sang it was... unexpected. Kayak menjiwai banget. Jeanne juga agak tidak menyangka kalau seseorang seperti Haruki bisa se-sedih itu ketika nyanyi. Dan entah telinga Jeanne yang bermasalah atau emang faktanya kayak gitu, suara Haruki terdengar sangat bagus.  Nyanyian Haruki tidak hanya sampai ke telinga Jeanne, tapi juga sampai ke dalam hatinya.  Sejak saat itu, dimana-mana selalu ada ...